Shahih al-Bukhari meriwayatkan, identitas Muslim sejati melalui perilaku yang tidak menyakiti orang lain dengan lisan maupun tangan. Rasulullah ﷺ juga menjelaskan bahwa hijrah sejati bukan sekadar perpindahan fisik, melainkan meninggalkan segala larangan Allah. Pesan ini menekankan integrasi iman, akhlak, dan transformasi spiritual dalam kehidupan umat. Rasulullah ﷺ bersabda: النَّبِيِّ صلى…
Hadis ke-8 dalam Shahih al-Bukhari dikenal sebagai Hadis Jibril, yang merangkum inti ajaran Islam: Islam, iman, ihsan, dan tanda-tanda kiamat. Hadis Jibril adalah salah satu riwayat paling penting dalam Islam. Ia menegaskan fondasi agama melalui tiga dimensi utama: Islam sebagai praktik, iman sebagai keyakinan, dan ihsan sebagai kesadaran spiritual. Hadis…
Hadis ke-9 dalam Shahih al-Bukhari menegaskan pentingnya adab dalam memahami Al-Qur’an. Rasulullah ﷺ melarang umat berdebat tentang Al-Qur’an tanpa ilmu, karena perdebatan kosong dapat menjerumuskan pada kekufuran dan merusak persatuan umat. Pesan ini menekankan otoritas wahyu sebagai pedoman hidup. عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:…
Hadis ke-6 menyoroti kedermawanan Nabi Muhammad ﷺ, khususnya di bulan Ramadan. Riwayat Ibnu Abbas menggambarkan beliau sebagai sosok paling dermawan, bahkan lebih cepat dalam kebaikan daripada angin berhembus. عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ ﷺ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدَ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ، وَكَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ…
Hadis kelima dalam Shahih al-Bukhari meriwayatkan pengalaman Nabi Muhammad ﷺ saat menerima wahyu, di mana beliau menggerakkan bibir karena khawatir lupa. Allah menegaskan bahwa pengumpulan, bacaan, dan penjelasan Al-Qur’an adalah tanggung jawab-Nya, meneguhkan jaminan ilahi atas kesempurnaan wahyu. حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، قَالَ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ…
Fondasi Islam melalui lima pilar utama: syahadat, salat, zakat, puasa Ramadan, dan haji. Riwayat ini menekankan struktur dasar agama yang menyatukan dimensi iman, ibadah, dan sosial, sekaligus menjadi pedoman universal bagi umat Islam sepanjang masa. : عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ…
حَدَّثَنَا الْحُمَيْدِيُّ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الزُّبَيْرِ، قَالَ: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، قَالَ: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْأَنْصَارِيُّ، قَالَ: أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيُّ، أَنَّهُ سَمِعَ عَلْقَمَةَ بْنَ وَقَّاصٍ اللَّيْثِيَّ، يَقُولُ: سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَلَى الْمِنْبَرِ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يَقُولُ: “إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا…
Dalam ajaran Islam, manusia akan dibagi menjadi tiga golongan setelah mati dan dibangkitkan di hari kiamat. Pembagian ini dijelaskan dalam Surah Al-Waqi’ah ayat 7–11: “Dan kamu menjadi tiga golongan. Yaitu golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu. Dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu. Dan orang-orang yang paling dahulu…
Nikmat adalah anugerah Allah yang tidak terhitung jumlahnya. Sebagian nikmat melekat pada diri kita, seperti kesehatan, akal, iman, dan kehidupan. Sebagian lainnya hadir di sekitar kita, berupa keluarga, alam, udara, dan rezeki yang mengalir. Nikmat yang melekat pada diri kita adalah modal utama untuk beribadah dan beramal. Tanpa kesehatan, kita…
Setiap manusia pasti pernah merasakan rasa takut: ada yang takut digigit ular, takut kehilangan kedudukan, hingga takut kepada Tuhan. Dalam perspektif psikologi agama, kebutuhan manusia terhadap Tuhan sering kali muncul karena adanya rasa takut terhadap kekuatan gaib yang tak mampu ia kendalikan. Takut Terhadap Kekuatan Alam Gunung meletus, badai, banjir,…
